Apitula Minta DPRD SBB Tingkatkan Pengawasan Terhadap APBD

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Sekretaris DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Yosias Apitula meminta DPRD Kabupaten SBB tetap tingkatkan pengawasan terhadap penggunaan APBD oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB.

Hal tersebut disampaikan Apitula kepada fajarmaluku.com melalui telepon selulernya, Senin (22/06). Kata dia, seiring dengan mewabahnya virus corona disease (Covid-19) diberbagai wilayah di Maluku, termasuk di Kabupaten SBB, seakan menyita seluruh perhatian Pemkab SBB untuk hanya fokus pada kegiatan-kegiatan pencegahan penularan Covid-19 dan terkesan mengabaikan berbagai program yang telah ditetapkan.

“Berbagai kegiatan yang dilakukan Pemda, untuk penangulangan Covid-19 ini, seakan menyita seluruh waktu. Sehingga ada kesan bahwa tidak ada waktu lagi untuk melakukan hal-hal lain yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat.” Ucap mantan anggota DPRD SBB ini.

Dikatakannya, kini sudah akan mengakhiri bulan Juni 2020. Yang mana, sudah seharusnya kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan sudah harus berjalan tetapi, seakan terdiam atau mungkin didiamkan.

Untuk itu, Apitula meminta pihak DPRD SBB untuk menjalankan tugas pengawasannya dalam mendorong pemerintah daerah menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dalam Peraturan Daerah (Perda) APBD tahun 2020.

“Ini sudah akhir bulan Juni, sudah seharusnya kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD itu dijalankan. Jangang hanya didiamkan, ada apa gerangan.? Untuk itu kami minta
DPRD SBB tolong jalankan tugas pengawasan guna, mendorong Pemda agar menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan sesuai yg telah disepakati dalam Perda APBD 2020,” paparnya.

Dirinya berharap, proses tender proyek-proyek yang akan ataupun sedang berjalan, harus diawasi secara baik agar tidak terkesan ada istilah bagi-bagi proyek.

“Kami harapkan ada pengawasan dari pihak-pihak terkait dalam proses tender proyek-proyek yang akan berjalan maupun sedang berjalan. Sehingga, tidak ada istilah bagi-bagi proyek.” Harapnya. (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *