Bumdes Wailola Launching Agen Penyalur Minyak Tanah

  • Whatsapp
banner 728x250

Bula, FajarMaluku.com- Desa Wailola Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (5/01/2020) Pagi Melauncing agen penjualan minyak tanah yang di gagas oleh Bumdes Wailola Mandiri Desa Wailola SBT .

Turut hadir pada acara tersebut, Pejabat Kades Wailola Yusran Buatan, Direktur Permata Hitam Al Bilal, Bahrum Artafela Selaku Kepala Bidang Bumdes Dinas PMD, Ketua BPNA Omans beserta Perangkat BPNA Desa Wailola, Imam Masjid Assalam, Kepala Dusun, serta Ketua RT Dan Masyarakat Desa Wailola.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Yusran Buatan dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bumdes Wailola Mandiri adalah salah satu rangkaian proses yang sudah di canangkan sejak Tahun 2018.

Sehingga menurutnya, kurang lebih satu tahun Desa Wailola merencanakan kegiatan tersebut. Namun usaha yang di lakukan harus memiliki izin secara legal dan resmi dalam penyaluran bahan bakar minyak tanah, sehingga pada awal tahun 2020 Bumdes melaksanakan Program Pemerintah yaitu BBM Satu Harga yang dilakukan Depot Penjualan Minyak Tanah Usaha Milik Bumdes Wailola Mandiri.

Launching tersebut, ditandai dengan kegiatan pemotongan pita sekaligus penjualan Minyak Tanah Perdana secara resmi di pimpin langsung oleh Yusran, yang di dampingi Direktur Permata Hitam Dan di Saksikan Perangkat Bumdes maupun Masyarakat di Tempat penjualan Minyak Tanah milik Bumdes Wailola Mandiri jalan Damai Kota Bula.

Untuk diketahui, penyaluran bahan bakar minyak tanah per hari sebanyak dua drum atau  empat ratus liter per hari dan di jual ke masyarakat dengan harga Rp. 4000/liter, agar dapat di jangkau dan bisa melayani kebutuhan masyarakat Wailola yang memiliki empat RT dan dua Dusun. Dengan Jumlah Kepala Keluarga 684 dan 2.171 Jiwa.

Yusran mengungkapkan, Kabupaten SBT adalah salah satu Kabupaten penghasil minyak terbesar di Maluku, sehingga dengan adanya kegiatan tersebut dapat mencegah terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak tanah pada desa Wailola, khususnya dan umumnya kota Bula.

Sehingga ke depan kata dia, Bumdes benar-benar tekun dalam pengelolaan  ADD yang di peruntuhkan bagi penjualan bahan bakar minyak tanah secara baik dan profesional, agar usaha lain seperti Petralite atau Bensin di titik-titik tertentu dapat dilakukan lebih besar oleh Bumdes. Sehingga Desa wailola dapat memberikan contoh yang baik dalam Pengelolaan Dana Desa dan tidak lagi bergantung pada  Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

“Seram Bagian Timur adalah salah satu Kabupaten penghasil Minyak terbesar di Maluku, sehingga kami dari Desa Wailola melaksanakan kerja sama dengan PT. Permata Hitam guna melaksanakan kegiatan Program Pemerintah yaitu BBM SATU HARGA untuk mencegah kelangkaan BBM pada Desa Wailola khususnya dan Umumnya di Kabupaten ini”. Tandas Yusran.

Lanjut dia, penjualan tahap pertama peruntuhkan khusus untuk masyarakat, karena warga desa Wailola harus menjadi prioritas, agar dapat menikmati hasil pembangunan atau perencanaan yang di lakukan melalui Dana Desa.

Diapun berharap, masyarakat desa Wailola dapat mengsuport kegiatan yang di lakukan oleh Bumdes Wailola Mandiri, agar usaha penjualan minyak tanah tersebut berjalan dengan lancar dan dapat mencegah kelangkaan BBM jenis minyak tanah pada desa Wailola.

Buatan juga berharap, agar Pemerintah Daerah untuk bermitra dengan Bumdes Wailola Khususnya Penjualan Minyak Tanah guna mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak Tanah di Kabupaten Seram Bagian Timur. (Bkr)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *