Ditekan DPRD, Rumalowak Bersikukuh Tetap Membangun Kantor Dinas

  • Whatsapp
banner 728x250

Bula, FajarMaluku.com– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadias) Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga(Diadikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sidik Rumalowak melawan desakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi C Hasan Day beberapa hari yang lalu.

Perlawanan itu nampak, ketika Rumalowak kembali menjelaskan alasan atas dibangunnya gedung pelayanan di dinas pendidikan kebudayaan pemuda dan olahraga kabupaten SBT. Bahkan, pembangunan tersebut masih dikerjakan hingga hari karin, Jumat (10/4).

Rumalowak di akun Facebooknya menulis alasan dibalik dibangunnya fasilitas pelayanan kepada guru-guru, namun fasilitas pelayanan itu saat ini bukanlah yang prioritas, sebab fokus pemerintah masih tertuju pada penanganan penyelenggaraan Covid-19, selain itu juga sumber anggarannya belum diketahui asalnya.

Namun, status Facebook Plt Kadis Disdikbudpora SBT Rumalowak di grup Facebook Centra Informasi Dinas Pendidikan SBT menyebutkan, semua program telah ditetapkan dalam pagu dinas pendidikan sebelum dirinya masuk di instansi tersebut.

“Ada mata anggaran rutin rehab kantor, sehingga menurut kami, memanfaatkan sesuai peruntukannya,” tulis Rumalowak di group Facebook tersebut.

Ditambahkannya, instansi yang dipimpinnya adalah instansi layanan dasar, bukan layanan kemakmuran, maka pelayanan dasar itu sangat utama.

“Ketika Pelayanan Dasar ini harus jalan sesuai SOP, maka ruang layanan dan perangkat juga harus mendukung sistem itu sendiri,” tambahnya.

Sedangkan, sebelumnya anggota Komisi C DPRD SBT meminta agar Dinas pendidikan menghentikan pekerjaan perluasan pembangunan kantor, sebab menurutnya, pembangunan perluasan kantor tersebut tidak terdapat dalam Daftar Pengisian Anggaran ( DPA ) APBD 2020, sehingga dapat menimbulkan masalah bagi penggunaan anggaran nantinya.

“Pekerjaan ini tidak ada dalam DPA APBD tahun 2020, Sehingga segera di hentikan,” ungkap Hasan.

Sebagai anggota komisi C DPRD SBT saat ini yang bermitra dengan dinas pendidikan, Hasan Day menjelaskan, setiap pembangunan yang dilakukan mestinya ada dalam daftar perencanaan dan harus melalui proses pelelangan maupun tender. sehingga baginya, jika pembangunan tetap dilakukan tanpa melalui proses tender maka ini sudah keliru.

“Pembangunan harus ada dalam daftar perencanaan agar sesuai dengan kebutuhan, dan harus sudah melalui proses tender karena ini adalah Proyek yang harus diikuti melalui sebuah prosedur,” jelasnya.

Menurutnya, penting untuk dihentikan pekerjaan itu, sebab pemerintah kabupaten SBT masih fokus dalam penanganan Penyebaran Covid-19 di bumi Ita Wotu Nusa tersebut.

“Pemda harus Fokus untuk penanganan Covid-19 saat ini, jangan dulu fokus untuk pembagunan gedung perluasan kantor Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Dilanjutkannya, jika anggaran untuk pembangunan atau perluasan kantor itu berasal dari anggaran pribadi Plt Kadis Pendidikan Sidik Rumalowak, Maka prosedurnya diserahkan kepada Pemerintah kabupaten sehingga menjadi Sumber pendapatan yang sah, agar tidak terkesan bangunan tersebut dibangun sesuai kehendaknya (Rumalowak -red). Lanjutnya, karena ini adalah bangunan milik pemerintah dan bukan pembangunan Milik pribadi.

“Jika Anggaran untuk pembangunan atau perluas kantor ini berasal dari Anggaran Pribadi Milik Plt Kadis Pendidikan Sidik Rumalowak, Maka prosedurnya diserahkan kepada Pemerintah kabupaten sehingga menjadi Sumber pendapatan yang sah dan bukan dibangun begitu saja karena ini milik pemerintah dan bukan pembangunan Milik pribadi,” Ungkapnya.

Anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mencontohkan, pembangunan perluasan itu juga tidak sesuai dengan DIPA atau perencanaan dareah, sehingga terlihat dimana struktur tiangnya dari Kayu dan bukan besi.

“Kita lihat saja struktur bangunan tiang berasal dari kayu, ini juga karena pembangunan tidak terdapat dalam DPA,” sesal Hasan. (Bkr)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *