Ikut Lomba Inovasi Daerah Tingkat Nasional, Kabupaten SBB Sabet 7 Gelar Juara

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Ikut ambil bagian dalam lomba Inovasi Daerah Dalam Penyiapan Tatanan Norma Baru Produktif dan Aman Dari Covid-19 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 29 Mei hingga 15 Juni 2020. Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) berhasil menyabet 7 (Tujuh) hrlar juara.

Demikian disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten SBB Henry Mandaku, dalam konferensi pers yang berlangsung di lantai 2 kantor Bupati SBB, Rabu (24/06).

Dalam penyampaiannya, Mandaku merinci SBB tujuh ketegori lomba yang menangkan oleh kabupaten SBB.

Dalam perlombaan tersebut, terbagi dalam 4 (Empat) Klaster, yakni Klaster Provinsi, Klaster Kota, Klaster Kabupaten dan Klaster Kabupaten Tertinggal. Kabupaten SBB masuk dalam Klaster Kabupaten Tertinggal dan menjuarai tujuh kategori lomba dengan masing-masing juaranya sebagai berikut :

Juara 1 Kategori Pasar Modern, juara 2 Kategori Pasar Tradisional, juara 2 Kategori Hotel, juara 2 Kategori Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), juara Kategori Transportasi Umum, juara 3 Kategori Restoran dan juara 3 Kategori Pariwisata.

Dikatakan Mandaku, ikutnya Kabupaten SBB dalam tujuh kategori yang dilombakan, merupakan instruksi Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, dan harus bersaing dengan 62 Kabupaten tertinggal lainnya di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Kepala Bagian Humas dan protokol Kabupaten SBB itu juga menjelaskan, tujuan lomba inovasi daerah adalah mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi sesuatu yang baru yakni kebijakan New Normal.

“Sebagai sesuatu yang baru, tatanan normal baru ini mempunyai tahap pengenalan atau prakondisi agar, seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. Terutama dengan protokol kesehatan dalam berbagai aspek kehidupan seperti, yang disampaikan Mendagri dalam sambutan pembukaan.” Terangnya.

Tambahnya, selain piagam penghargaan, untuk setiap sektor dan klaster, pemenang lomba akan diberikan Dana Insentif Daerah (DID) yang besarnya 3 milyar rupiah untuk juara pertama, 2 milyar untuk juara kedua dan 1 milyar untuk juara ketiga.

“Dengan demikian,sesuai dengan predikat juara yang diraih, kabupaten SBB berhak atas Dana Insentif Daerah sebesar 13 milyar rupiah,” jelasnya.

Dengan DID sebesar 13 Milyar rupiah tersebut kata Mandaku, tercatat bahwa Kabupaten SBB menjadi kabupaten dengan perolehan hadiah terbesar pada perlombaan yang diadakan Kemendagri tersebut.

“Hasil tersebut merupakan capaian yang luar biasa dari kerja keras Pemkab dengan dukungan Forkopimda dan tokoh agama serta masyarakat kabupaten SBB”, katanya.

Menurutnya, ini merupakan hasil terbaik yang sudah diraih, tantangan berat kedepan adalah penerapannya dalam tatanan kehidupan normal baru (New Normal Life). (FM01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *