SBB Karantina Wilayah, Jika Kedapatan Satu Saja Positif Corona

  • Whatsapp
banner 728x250

SBB, FajarMaluku.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Barat (SBB) akan mengambil langkah mengunci akses keluar masuk wilayah SBB (Karantina Wilayah), jika di daerah ini kedapatan pasien positif terjangkit Covid-19 atau lebih sering disebut virus Corona.

Hal ini disampaikan Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, saat ditemui media ini, disela-sela kunjungannya bersama Forkopimda, dalam rangka menyaksikan pemasangan box penyemprotan disinfektan di pintu masuk penumpang dermaga ferry Waipirit, Selasa (31/03).

Payapo menyatakan, untuk sementara Lockdown belum akan dilakukan untuk wilayah SBB. Hal ini lanjutnya, disebabkan oleh banyaknya masyarakat SBB, khususnya anak-anak yang melanjutkan studi di luar daerah, kembali ke SBB karena wilayah yang ditinggali sebelumnya, telah melakukan Lockdown.

“Untuk sekarang ini belum Lockdown. Karena banyak adik-adik kita yang pulang dari daerah yang telah lebih dulu Lockdown, kalau akses ditutup, berarti mereka dan masyarakat lainnya tidak bisa kembali ke kampungnya. Ini yang jadi pertimbangan kita,” jelas Payapo.

Akan tetapi tambahnya, pemantauan dan pengawasan terus dilakukan oleh para petugas, bagi mereka yang baru datang dari luar SBB, terlebih khusus, yang datang dari luar Maluku.

“Himbauan terus kita lakukan untuk anak-anak kita yang baru datang dari berbagai daerah. Untuk langsung melakukan pemeriksaan diri, lalu kemudian melakukan isolasi diri selama empat belas hari. Itu sekarang kita lakukan,” kata Payapo.

Namun dirinya menegaskan, pemerintah daerah akan mengambil langkah karantina wilayah, jika di SBB telah ada satu saja yang positif terjangkit Corona.

“Karantina wilayah bisa jadi dilakukan, jika ada satu saja yang positif Corona di daerah ini,” tegas Payapo. (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *