Kadikbud SBB Buka Workshop Sagumanta

  • Whatsapp
banner 728x250

SBB, FajarMaluku.com- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) DR. Mashudi Sangadji, membuka dengan resmi kegiatan Workshop Sagumanta (Satu Guru Satu Multimedia Pembelajaran Interaktif).

Kegiatan workshop yang berlangsung di SD Negeri 3 Waimital, desa Waimital kecamatan Kairatu, Sabtu (07/3) ini, turut dihadiri Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Maluku Ode Abdurachman, Wakil Dewan Pembina IGI Pusat Asmara, Sekretaris IGI kota Ambon Alfi Hasan dan diikuti lebih dari 80 peserta, yang terdiri dari kepala-kepala sekolah dan guru yang ada di wilayah kecamatan Kairatu.

Sangadji dalam sambutanya mengawali kegiatan tersebut mengatakan. Disdikbud SBB telah beberapa kali melakukan kegiatan dengan IGI, dan untuk kembali ada kegiatan Sagumanta.

“Jadi kemarin kita sudah buat Sagutumang, yang terlaksana di SD Al Hilaal Kamal. Dan hari ini kita berproses di kegiatan Sagumanta, dan saya berharap ada kegiatan sagu-sagu berikutnya.” Ujar Sangadji.

Lanjut dia, sehingga lewat kegiatan-kegiatan yang terlaksana tersebut, Disdikbud berharap, setiap guru di kabupaten SBB mendapatkan peningkatan kapasitas dan bisa terpantau oleh dinas.

Kedepan nanti, metode pembelajaran berbasis IT. Sehingga, kata Sangadji, suka atau tidak suka guru di SBB harus siap.

“Suka atau tidak suka, bapak ibu guru yang tidak pernah pakai hp Android, harus pakai.”

Sangadji yang juga didampingi Kepala Bidang PAUD SBB Boy Corputty ini mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan pengurus IGI, agar usai kegiatan workshop ini, akan ada kegiatan bersama dalam rangka merancang program, yang tujuannya menggenjot lagi penguatan kapasitas guru di SBB.

Sementara itu, kepada media usai membuka acara tersebut Sangadji mengatakan, kegiatan-kegiatan seperti ini, adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas. Sudah pasti sangat baik dan memiliki pengaruh besar untuk mutu guru kedepannya.

“Harapan kami, guru-guru mampu menyerap materi pembelajaran yang diajarkan. Dan mampu mengaplikasikan ke sekolah.” Tandas Sangadji.

Dirinya juga berharap, dengan adanya kegiatan yang berlangsung, kabupaten SBB bisa keluar dari zona terbelakang, dari sisi mutu pendidikan guru.

Sementara itu, ketua IGI Maluku Ode Abdurachman mengatakan, branding Sagumanta mungkin agak aneh di telinga semua peserta. Namun istilah ini dipakai agar mudah diingat dan sebagai pemicu semangat belajar. Karena, lanjut Ode, minimnya prestasi para guru disebabkan oleh motivasi belajar.

Dirinya berharap, pelatihan-pelatihan seperti ini akan dapat memacu guru, untuk bergerak maju, agar sama dengan daerah-daerah lain yang ada di luar Maluku. Dia juga berharap, jika ini terus digenjot, maka guru di SBB akan menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi.

“Sebab pandangan kami, kalau guru berprestasi, kalau guru berkualitas, tentu berimbas kepada siswa yang berkualitas,” ujar Ode. (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *