Kunjungi SBB, Dahuri Katakan Maluku Dapat 3,75 Triliun Untuk LIN

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com– Staf Khusus Kementerian Kelautan Dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M. S melakukan kunjungan kerja (Kunker) di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kamis (04/03/2021).

Mengawali kunjungannya di SBB, Dahuri menyempatkan diri melihat langsung pasar ikan tradisional dan pelabuhan Hatu desa Piru, sebelum akhirnya berkunjung ke dusun Waiyoho desa Kawa.

Dalam kunjungannya di Waiyoho, Dahuri melakukan diskusi bersama para nelayan setempat.

Usai berdiskusi bersama para nelayan, mantan menteri perikanan era Gusdur dan Megawati ini mengatakan, semua masukan yang telah didengar dari para nelayan, akan dikoordinasikan dengan menteri perikanan untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, kepada awak media Dahuri mengatakan. Setelah membaca data-data sekunder, dari segi potensi, dirinya menilai jika kabupaten SBB adalah daerah yang luar biasa, khususnya dibidang perikanan.

“Dari segi potensi, daerah ini sangat luar biasa. Potensi produksi, baik dari perikanan tangkap maupun budidaya, ini salah satu kabupaten yang sangat kaya.” Ujar Dahuri.

Dikatakan, dengan cadangan ikan mencapai 2 juta ton. Maka, yang harus diperbaiki dan tingkatan adalah masalah logistik, konektivitas dan pasar.

“Jadi kalau kita hanya bisa memproduksi namun tidak bisa menjual maka, rugikan. Makanya saya kesini” Paparnya.

Dahuri menambahkan, untuk memanfaatkan potensi perikanan SBB yang seperti raksasa tidur ini, harus ada sentuhan industri pengolahan dan sentuhan tranportasi. Sehingga hasil perikanan dari SBB, bisa dikirim baik keseluruh Indonesia maupun keluar negeri.

“Untuk itu, kita juga akan memberikan penguatan kapasitas kepada nelayan. Karena, walaupun kaya SDA, namun SDMnya belum mampu mengelolanya ya percuma.” Ujarnya.

Saat disinggung soal Lumbung Ikan Nasional (LIN), Dahuri mengatakan, Presiden Jokowi sudah menegaskan untuk secepatnya direalisasikan. Untuk kata dia, pemerintah pusat sudah mengalokasikan dana untuk Maluku, diluar dari dana dekonsentrasi, DAU dan DAK.

“LIN ini sudah ditegakkan oleh pa Jokowi untuk secepatnya direalisasikan. Untuk itu, pemerintah pusat lewat menteri keuangan, sudah mengalokasikan 3,75 triliun untuk Maluku ditahun ini, dan anggaran tersebut diluar dari dana dekonsentrasi, DAU dan DAK.” Jelasnya. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *