Lagi, Penjabat Bupati SBT Didemo

  • Whatsapp
banner 728x250

Bula, fajarmaluku.com- Forum Pemuda Peduli Demokrasi (FPPD) menggelar aksi demo meminta Penjabat Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Hadi Sulaiman jelaskan pembatalan surat Keputusan (SK) Bupati Mukti Keliobas yang dikeluarkan sebelum Keliobas melakukan cuti kampanye.

FPPD kembali menggelar aksi Demonstrasi di depan pintu masuk pandopo Bupati SBT, Jumat (26/11/2020).

Dalam orasinya pendemo mengingatkan agar penjabat Bupati SBT Hadi Sulaiman dapat menjamin ketentraman dan stabilitas keamanan serta stabilitas birokrasi menjelang pilkada 9 Desember mendatang.

Sulaiman juga diminta agar tidak membuat keputusan-keputusan yang inkonstitusional dengan penyalahgunaan kewenangan yang dapat berimplikasi terhadap stabilitas keamanan di kabupaten SBT.

Masa Aksi yang terdiri dari ketua KNPI SBT Rusdi Rumata, Ketua GMNI SBT Irwan Derlen, Ketua LMND SBT Ikbal Wattimena, Ketua Cabang HMI SBT Ikbal Rumarubun, Ketua Cabang FPMM SBT Rustam Rumasukun dan wakil ketua GP Ansor SBT Amir Ena, meminta kepada penjabat Bupati, untuk segera menganulir Surat keputusan (SK) Plt. kepala-kepala desa yang tidak melalui rekomendasi camat sebagai salah satu syarat yang diamanatkan dalam ketentuan perundang-undangan dan peraturan daerah (PERDA).

“Meminta pejabat bupati segera mengaktifkan kembali enam Plt. Kepala Desa sesuai kesimpulan dari pada telaah bagian hukum yang mengantarkan SK pembatalan yang dikeluarkan oleh pejabat bupati, karena dianggap catat hukum. Serta mengingatkan kepada pejabat bupati untuk tidak salah menafsirkan balasan surat dari Kemendagri,” ucap Koordinator aksi Sahaka Rolas.

Mereka juga mengutuk keras penjabat bupati atas rencana pergantian Plt. kepala-kepala desa karena kebijakan tersebut tidak substansial dan tidak prinsipil, serta menyalahi ketentuan perundang-undangan sehingga memicu kegaduhan di tengah kehidupan masyarakat SBT menjelang pilkada nanti.

Selain itu, mereka mengancam jika tuntutan masa aksi tidak diindahkan mereka menduga jikalau penjabat bupati Hadi Sulaiman tidak netral dalam menjalankan tugasnya.

Bahkan para demonstran mengancam, akan kembali dengan ribuan massa untuk meminta pertanggungjawaban penjabat bupati melalui aksi demonstrasi hingga masalah tersebut terselesaikan. (bkr)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *