Merasa Tak Dihargai, Anakota Sesali Sikap Kadis Perumahan SBB

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, FajarMaluku.com- Kepala Bidang (Kabid) Perumahan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Nickolas Anakota mengaku sesali sikap Kadis Perumahan dan Pemukiman SBB Julkifli Soulisa. Yang dinilainya, telah mengambil keputusan sepihak terkait dengan Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) pemda SBB.

Pasalnya menurut Anakota, ada ASN yang telah menempati Rusun tersebut, atas kebijakan Kadis tanpa sepengetahuan dirinya selaku Kabid Perumahan.

Hal ini disampaikan Anakota melalui telpon selularnya kepada media ini, Sabtu (14/03). Dirinya mengaku sangat tidak dihargai dengan kebijakan yang diambil oleh Kadis.

Menurut Anakota, sebelum dirinya dilantik sebagai Kabid Perumahan, sejauh ini koordinasi antara dinas dan pihak kontraktor untuk menyelesaikan sisa pekerjaan pada Rusun tersebut mengalami stagnasi.

Namun setelah dirinya melakukan pendekatan dan koordinasi bersama pihak kontraktor, maka segala kekurangan yang ada pada Rusun ASN itu, yakni listrik, air dan fasilitas lainnya telah dilengkapi oleh kontraktor. Sehingga, Rusun itu sudah bisa ditempati.

Akan tetapi, yang disesali adalah sikap Kadis yang dinilainya kurang menghargai kinerjanya. Dan itu ditunjukan dengan menempatkan orang untuk tinggal di dalam Rusun tanpa sepengetahuan dan koordinasi dengan dirinya.

“Jadi selama ini, Rusun ASN Piru itu mengalami stagnasi
Dalam hal ini kurangnya fasilitas listrik dan air. Airnya memang sudah di bor, namun mesin pompanya dicuri dan sumurnya dirusak.” Tandas Anakota.

Kemudian lanjut dia, dari pihak dinas Perumahan mengalami kebuntuan dengan pihak ketiga (kontraktor), sehingga kondisi Rusun tinggal terkatung-katung dan tak bisa dihuni.

“Kemudian setelah saya dilantik menjadi Kabid Perumahan, saya lalu melakukan koordinasi dengan pihak ketiga dalam hal ini Uya, lalu Uya melakukan penggalian sumur yang baru, mesin pompa air yang baru.”

Selain itu tambahnya, meteran-meteran listrik telah dipasang. Namun, dirinya mengaku kaget dengan keputusan sepihak dari Kadis yang telah memerintahkan beberapa pegawai untuk menempati Rusun, tanpa koordinasi dengannya selaku Kabid Perumahan.

“Saya kecewa dengan sikap pa Kadis, karena selama ini terjadi stagnasi pada Rusun ini. Setelah saya masuk dan membereskan semua kendala dan fasilitas. Namun, setelah semuanya siap, tanpa sepengetahuan saya, sudah ada beberapa ASN yang menempati Rusun.” Sesal Anakota.

Anakota mengaku sempat berdebat dengan para ASN yang telah menempati Ruaun. Namun jawabannya, sudah sepengetahuan Kadis, ujarnya
(FM-01).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *