Murad Apresiasi Pembangunan Masjid Nurul Yasin

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Gubernur Maluku Murad Ismail mengapresiasi pembangunan Masjid di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Hal tersebut disampaikan Gubernur, kala menghadiri peletakan batu pertama Masjid Agung Nurul Yasin di Piru, Jumat (9/4).

Kata dia, apresiasi diberikan, karena menurut catatan sejarah, pembangunan Masjid merupakan titik awal pembangunan peradaban umat Islam.

“Saya sangat apresiasi. Karena menurut catatan sejarah, pembangunan Masjid merupakan titik awal pembangunan peradaban umat Islam.” Ujarnya.

Orang nomor satu di Maluku ini menambahkan. Ada beberapa hal penting yang mesti diperhatikan. Yang pertama, Masjid di samping sebagai pusat peradaban, Masjid juga sebagai tempat suci bagi umat Islam. Sebagai wadah untuk membina jamaahnya di dalam menghadapi persoalan hidup, sekaligus berfungsi sebagai tempat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan.

Untuk itu lanjut Murad, dalam mewujudkan pembangunan masjid tentunya tidak hanya berlandaskan pada segi kenyamanan dan keberadaan bangunannya secara fisik semata. Namun lebih daripada itu, harus juga disertai dengan meningkatnya kualitas pengamanan dan pemahaman kita terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam agama Islam itu sendiri.

Dirinya juga meminta panitia pembangunan Masjid, berusaha maksimal untuk mendapatkan anggaran pembangunan Masjid tersebut.

“Saya minta panitia untuk bekerja keras dalam mengupayakan anggran pembangunan Masjid ini. Tentunya dengan cara yang sah dan tidak mengikat dari pihak manapun.” Kata Murad.

Dalam kesempatan tersebut, Murad mengajak semua pihak untuk bergotong-royong dalam menyelesaikan pembangunan Masjid ini. Sehingga diharapkan nantinya akan dijadikan sebagai pusat pembangunan peradaban umat dan masyarakat di daerah ini dalam rangka mewujudkan pembangunan provinsi Maluku yang terkelola secara jujur dan bersih.

Dirinya menambahkan, umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan. Untuk itu dirinya mengajak semua yang hadir, agar menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai bulan membangun solidaritas dan kebersamaan sesama orang bersaudara sehingga dapat tercipta suatu kehidupan yang penuh dengan cinta kasih perdamaian dan saling kasih mengasihi baik intern umat beragama, maupun antar umat beragama dengan pemerintah lebih khususnya antara negeri-negeri di daerah yang bertajuk Saka Mese Nusa ini. (elo).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *