Pasien Covid-19 Asal SBB Adalah Pelaku Perjalanan

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Setelah sempat bungkam terkait salah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten SBB akhirnya buka suara.

Lewat Pers Release yang disampaikan juru bicara Tim Gustu Covid-19 kabupaten SBB Hendry Mandaku pada, Senin (15/06) menyatakan, pasien berinisial AS merupakan pelaku perjalanan dari Ambon.

Riwayat perjalan AS sendiri diuraikan. Yang bersangkutan dari Ambon menuju desa Kailolo pulau Haruku pada 27 Mei 2020, kemudian melanjutkan perjalanan ke desa Waimital kecamatan Kairatu, baru dilanjutkan ke Piru.

Setelah di Piru, AS langsung melakukan karantina mandiri selama 3 (tiga) hari di kos-kosannya, sebelum akhirnya dijemput petugas Satpol PP tanggal 31 Mei 2020 untuk ditempatkan pada lokasi karantina Rusun Pemda SBB.

Pada tanggal 7 Juni, AS di Rapit Test dan hasilnya reaktif. AS kemudian dipindahkan ke RSUD Piru untuk pengambilan Swab. Baru pada 12 Juni, hasil pemeriksaan Swab AS dikeluarkan Dinkes Provinsi Maluku dan hasilnya, AS diketahui positif terpapar Covid-19.

Setelah mendapatkan hasil Swab AS, Dinkes kabupaten SBB langsung melakukan tracking terhadap orang-orang yang mempunyai riwayat kontak dengan AS. Dari hasil tracing ditemukan 22 orang yang melakukan kontak, diantaranya teman-teman AS saat di Rusun, keluarga AS di Waimital dan juga mereka yang melakukan olahraga bersama AS.

Dari 22 orang tersebut, setelah dilakukan analisa, didapat 8 orang yang melakukan kontak erat, dan kedelapan orang tersebut akan segera Rapit Test. 

Dengan adanya kasus AS maka, jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di kabupaten SBB yang tadinya satu, kini bertambah menjadi dua.  (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *