Payapo Buka Bimtek Pengelolaan SIPD

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Bimbingan Teknis (Bimtek) merupakan langkah untuk mengoptimalkan, menyelaraskan dan menyiapkan agenda tahapan penyusunan dokumen perencanaan tahunan serta menjadi media komunikasi terhadap berbagai permasalahan, terhadap berbagai pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah.

Hal ini disampaikan Bupati kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, saat membuka Bimtek Pengelolaan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Bidang Perencanaan bagi Operator Pengelola SIPD.

Kegiatan yang berlangsung dilantai tiga kantor bupati SBB, Senin (15/02/2021) ini, dihadiri ketua DPRD SBB Abdul Rasyid Lisaholit, Sekda SBB Mansur Tuharea, SH.MH, pimpinan OPD lingkup Pemkab SBB dan peserta Bimtek yang berasal dari unsur anggota DPRD SBB, operator OPD, Kecamatan dan desa.

Bupati mengatakan, saat ini Pemda sedang diperhadapkan pada tantangan utama pembangunan 2021, dengan kondisi keuangan daerah yang belum baik.

“Sehingga diharapkan, dalam persiapan RKPD tahun 2022, dibutuhkan kerjasama dan kerja keras semua pihak. Baik DPRD, OPD, Kecamatan dan pemerintah desa. Untuk mempu mensinkronisasikan program pemerintah daerah.” Ujar Payapo.

Dirinya menambahkan, sebagai dokumen resmi Pemda, RKPD mempunyai kedudukan yang strategis. Untuk itu, proses penyusunan RKPD yang sistematis, terarah, terpadu dan tanggap terhadap perubahan yang penyusunnya dilaksanakan untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. Serta mewujudkan efisiensi dan alokasi SDA pembangunan daerah.

“Kegiatan saat ini, telah menggunakan SIPD. Baik usulan dari desa, Kecamatan bahkan Kabupaten, serta pokok-pokok pikiran anggota DPRD, akan diakomodir melalui sistem ini.” Papar Bupati.

 

Sejalan dengan hal itu, lanjut Payapo, pemerintah SBB telah mengimplementasikan SIPD dalam pelaksanaan tahapan perencanaan yang terintegrasi melalui sistem tersebut.

Namun tambahnya, dari sisi penguatan kapasitas SDM, perlu dilakukan bagi pengguna. Baik dari Pemda, anggota DPRD serta pemerintah desa dalam masa transisi ini secara teknis.

“Sehingga, proses pengoperasian dapat berjalan dengan baik, tanpa hambatan apapun.” Tandas Bupati.

Payapo berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan kemampuan teknis dan pemahaman terhadap implementasi SIPD, mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, serta memberikan edukasi dalam pengoperasian pengelolaan SIPD tersebut.

“Semoga dengan adanya aplikasi ini, diharapkan perencanaan dan penganggaran tahun 2022, lebih baik dari sebelumnya. Lebih mudah dalam pengintegrasian data, baik itu dari sisi perencanaan maupun penganggaran.” Tutup Bupati. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *