Pemda SBB Akhirnya Normalisasi Ulang Kali Waisisi

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melalui dinas PUPR, kembali melakukan normalisasi ulang sungai (kali) Waisisi yang berada di dusun Tanopol desa Piru, Sabtu (12/09).

Sebelumnya, kali Waisisi pernah dinormalisasi pada tahun 2019. Namun akibat intensitas hujan yang tinggi beberapa pekan terakhir, mengakibatkan meluapnya air kali tersebut dan mengancam keselamatan warga yang berada bantaran kali. Bahkan, ada beberapa rumah warga yang sudah masuk kategori rawan ditempati, jika hujan masih terus turun.

 

Mengantisipasi benca menimpa warga, Pemda SBB mengambil langkah normalisasi ulang kali Waisisi dengan menurunkan alat berat, guna pengerukan dasar kali serta memperlebar. Selain itu, dibuatkan tanggul pengaman menggunakan susunan batu.

Ditemui di lokasi normalisasi, Sekda SBB, Mansur Tuharea yang juga menjabat selaku Plt. kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada wartawan mengatakan. Pemda beserta jajaran TNI-Polri, akan bekerjasama dalam uapaya normalisasi kali Waisisi.

“Paling tidak, kita meminimalisir korban jiwa dan harta benda warga sekitar. Untuk itu, semoga hari ini tidak hujan, sehingga proses normalisasi dapat berjalan lancar.” Ujar Tuharea.

 

Dalam kesempatan itu, Tuharea meminta masyarakat yang mendiami daerah bantaran kali, untuk waspada dan kalau bisa mengungsi ke lokasi yang aman untuk sementara, hingga selesainya proses normalisasi.

Kata Tuharea, pada dinding tebing kali Waisisi nantinya, akan dibuat bronjong penahan air. Dengan menggunakan batu dan kawat.

Sementara itu, saat disinggung terkait dengan pembangunan talud permanen. Tuharea mengaku akan melakukan koordinasi dengan Balai Sungai pada dinas PUPR Provinsi Maluku.

“Kalau pembanguan talud itu sudah harus dilakukan. Dan untuk itu, kita akan berkoordinasi dengan Balai Sungai Provinsi.” Tutup Sekda. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *