Pemda SBB Pasang Boks Disinfektan Di Pintu Masuk Waipirit

  • Whatsapp
banner 728x250

SBB, FajarMaluku.com- Pemerintah Daerah (Pemda) Seram Bagian Barat (SBB), turus melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap penyebaran virus Corona di SBB.

Untuk menetralisir virus yang bisa saja ikut masuk ke SBB lewat orang-orang yang datang dari daerah lain, kali ini Pemda SBB memasang Boks Penyemprotan cairan Disinfektan tepat di pintu masuk dan keluar dermaga penyeberangan Ferry Waipirit, kecamatan Kairatu.

Pemasangan boks disinfektan tersebut, disaksikan langsung Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, M. Pd, didampingi Wabup Timotius Akerina, SE, M.Si, Kapolres SBB AKBP. Bayu Tarida Butar-butar, S.ik, Sekda SBB H. Mansur Tuharea, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Piru Agus Carvalho, SH, serta beberapa kepala OPD lingkup Pemda. Diantaranya, Kadis Kesehatan dr. Yohanes Tapang, M.Kes dan Kadis PUPR Ir. Thomas Wattimena, Selasa (31/03).

Usai menyaksikan pemasangan, serta penyemprotan bagi penumpang yang baru turun dari kapal Ferry, Bupati Payapo yang ditemui media ini mengatakan. Boks tersebut merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah daerah, dalam memerangi masuknya virus Covid-19 di daerah yang bertajuk Saka Mese Nusa ini.

Kata dia, para penumpang yang baru turun dari kapal, akan langsung diarahkan oleh petugas untuk mencuci tangan, kemudian masuk kedalam boks disinfektan baru setelah itu dilakukan pengecekan suhu tubuh.

“Jadi para penumpang yang baru turun, akan dipandu untuk cuci tangan, lalu masuk ke boks yang dipasang tadi, kemudian di cek suhu tubuhnya. Ini merupakan upaya untuk mencegah sedini mungkin, mulai dari pintu masuk Waipirit ini,” ucap Payapo.

Kepada para petugas yang ada di lokasi pintu masuk dermaga Waipirit, Payapo meminta untuk tetap menyatu, baik dari Pemda maupun TNI-POLRI, untuk tetap melakukan tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan itu pula, Payapo menghimbau dan meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi semua mekanisme yang telah diatur oleh petugas yang ada di lokasi.

“Karena virus ini datanganya tidak kita ketahui. Untuk itu, saya himbau agar masyarakat mematuhi semua mekanisme yang telah di atur. Sehingga kita bisa sama-sama menjaga daerah ini dari virus berbahaya tersebut,” tutup Bupati. (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *