Pendemo Akan Bawa Persoalan ADD/DD Sohuwe ke Kejati Maluku

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Aksi demonstrasi jilid III yang dilakukan masyarakat desa Sohuwe, yang menuntut pencopotan pejabat Kepala Desa (Kades) Arnold Gerzon Maryate kembali digelar di depan kantor Bupati SBB, Senin (28/09).

Dalam orasinya, koordinator lapangan (Korlap) demonstrasi Fidris Gaus Sea, menuntut Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd agar menepati janjinya untuk mencopot Maryate dari jabatannya sebagai Plt. Kades Souhuwe.

Aksi demo tersebut kemudian berlanjut ke kantor DPRD SBB di Gunung Malintang.

Dalam kesempatan tersebut, para perwakilan demonstran diberikan kesempatan untuk melakukan mediasi dengan pihak pemerintah daerah, guna mencari jalan keluar persoalan yang terjadi.

Sementara itu, Fidris selaku Korlap yang ditemui media ini mengatakan. Aksi yang dilakukan, terkait janji Bupati untuk mencopot Gerzon Maryate belum direalisasikan.

“Terkait pencopotan, itu janji Bupati. Beliau mengatakan, jika ditemukan kesalahan pada pejabat kepala desa, maka dalam waktu 1 x 24 jam, beliau akan mengeluarkan SK pergantian. Namun, hingga hari ini tidak ada realisasi.” Tegasnya.

Padahal menurut dia, pelanggaran penyalahgunaan ADD/DD tahap I, sudah jelas dilakukan oleh Maryate, sesuai hasil pemeriksaan Inspektorat kabupaten SBB, yang menemukan 200 juta rupiah lebih, telah digunakan oleh Maryate untuk kepentingan pribadi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Lanjut dia, pihaknya telah diberikan kesempatan untuk berdialog dengan Pemda SBB.

“Kita dari perwakilan, telah bertemu dengan Pemda. Dan sudah ada keputusan yang juga disampaikan oleh Bupati, bahwa dalam minggu ini, sudah ada SK pergantian pejabat desa.” Tandas Fidris.

Dan jika apa yang telah disampaikan oleh Bupati tidak direalisasikan, lanjut Fidris, dirinya mengaku akan mengerahkan masa yang lebih besar lagi untuk melakukan aksi demo.

Dirinya juga mengatakan, akan membawa persoalan ADD/DD desa Sohuwe yang bermasalah tersebut, hingga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, jika Pemda dalam hal ini Bupati masih tetap ingkar janji terkait SK pencopotan Maryate. (elo)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *