Pilkades Gelombang Pertama Kabupaten SBB Diundur

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, FajarMaluku.com– Wacana penundaan Pilkades serempak di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akhirnya dijawab Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa, Drs. M. Pellu.

Ditemui diruang kerjanya, Kamis (27/2), Pellu mengatakan. Berdasarkan SK Bupati Kabupaten SBB, Drs. M. Yasin Payapo Nomor : 141-663 Tahun 2019 tentang penetapan jadwal tahapan pemilihan Kades secara serentak tahun 2019 dan 2020.

“Didalam SK itu, tahapannya sudah ditentukan. Namun dalam perjalanan, ditemui beberapa kendala dilapangan. Ada beberapa desa yang Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya belum selesai,” kata Pellu.

Menurut dia, karena banyak desa yang belum menyelesaikan DPT mereka maka, pihak desa meminta ke Pemda untuk penetapan DPT itu di undur.

“Untuk itu saya melakukan koordinasi dengan Bupati, maka kit dari PMD mengeluarkan surat edaran terkait dengan pengunduran jadwal Pilkades serentak ini.”

Dalam surat itu kata Pellu, menerangkan bahwa untuk sementara tahapan penetapan DPT itu ditunda, sambil menunggu keputusan Bupati.

Itu artinya lanjut Pellu, yang ditunda hanyalah tahapan DPT. Sedangkan tahapan lain itu bisa dijalankan. Namun kata Pellu, dalam perjalanan itu harus ada konsekuensinya. Untuk itu setelah melapor ke Bupati, dirinya berharap agar dalam waktu dekat ini Bupati akan menandatangani revisi SK terkait pentahapan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Kemarin di tanggal 24 sampai 28 Februari itu sudah ada pembukaan pendaftaran bakal calon kepala desa. Untuk itu bagi desa yang DPT nya sudah jalan, silahkan membuka pendaftaran untuk bakal calon Kades. Tapi saya pastikan, nanti di perpanjang sampai tanggal 11 Maret.” Tandasnya.

Lanjutnya, karena terlalu spesifik, maka Pilkades serempak tidak bisa dilaksanakan dalam satu hari. Untuk itu akan diatur di dalam SK Bupati, jadi nanti pelaksanaannya serentak tetapi bersesi.

“Nanti kita bagi per wilayah karena, kita terkendala dengan petugas keamanan dan rentang kendali, sehingga gelombang pertama ini kita bagi per sesi. Sesi pertama akan dimulai dari Taniwel dan Taniwel Timur, sesi kedua Kairatu-Kairatu Barat, sesi ketiga Elpaputih, Amalatu dan Insamosol, dan seterusnya.”

Sehingga kata Pellu, semua persoalan bisa tercover jika ada masalah, karena dilakukan per sesi.

Dirinya membantah jika pengunduran itu akibat desakan dari pihak-pihak lain. Diakuinya hanya DPS dan DPT saja yang mengakibatkan pengunduran jadwal pelaksanaan Pilkades serentak ini. (FM-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *