Satu Warga Lisabata Hilang Saat Melaut

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Salah satu warga masyarakat desa Lisabata, kecamatan Taniwel, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) MH (55) hingga kini belum ditemukan.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan. MH diduga hilang saat melaut. Pasalnya, MH yang pergi melaut sejak hari Jumat, tidak kembali hingga Sabtu pagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBB, Azis Sillouw yang dikonfirmasi terkait hal ini lewat telepon selulernya, Sabtu (23/10/2021) membenarkan informasi tersebut.

“Jadi memang, yang bersangkutan keluar dari rumah sekitar pukul empat sore untuk melaut. Namun hingga Sabtu pagi, dia belum juga kembali.” Ujar Sillouw.

Menurt Sillouw, kejadian tersebut diketahui pihak BPBD SBB, setelah ada laporan dari sekretaris desa Lisabata.

“Kejadiannya baru di ketahui oleh Pihak BPBD pada pukul tujuh pagi tadi. Berdasarkan laporan dari sekretasis desa Lisabata,” terang Sillouw.

Atas laporan tersebut, tambah Sillouw. Dirinya langsung menghubungi Tim SAR Ambon guna membatu melakukan pencarian. Serta memerintahkan staf BPBD untuk langsung turun ke lokasi untuk membantu proses pencarian.

“Kita sudah menghubungi tim SAR Ambon, untuk membatu proses pencarian. Saya sudah perintahkan staf juga untuk langsung ke lokasi.” Ujar Sillouw.

Dirinya mengatakan. Upaya pencarian sudah dilakukan sejak kemarin oleh masyarakat setempat, akan tetapi belum membuahkan hasil.

‘”Masyarakat setempat sudah melakukan pencarian sejak hari Jumat malam, tetapi belum ada hasil.” Tutur Sillouw.

Sillouw menambahkan, berdasarkan laporan. Bodi ketinting yang digunakan MH sudah ditemukan oleh warga. Namun korban masih belum ditemukan.

Untuk membantu proses pencarian korban. Pemerintah kabupaten SBB melalui BPBD, telah menyumbang 1 (satu) drum minyak.

Hingga berita ini di publikasi, prose pencarian korban masih terus dilakukan. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *