Suruali : Pengusulan Guru P3K Sudah Melalui BKD Kabupaten SBB

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Pengusulan guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) bukan wewenang dinas Pendidikan. Melainkan, pengusulan tersebut lewat Badan Kepegawaian.

Hal ini disampaikan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Nasir Suruali, ST, MT, saat ditemui fajarmaluku.com diruang kerjanya, Kamis (15/04). Guna mengkonfirmasi isu keterlambatan pengusulan P3K.

Kepada wartawan Suruali mengatakan, pengusulan P3K tersebut, kewenangannya ada pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Akan tetapi kata dia, data guru yang di usulkan tersebut disiapkan oleh dinas Pendidikan.

 “Pengusulan P3K itu, wewenang Badan Kepegawaian. Tetapi data guru P3K itu kita yang siapkan dan diberikan ke BKD untuk diusulkan ke Menpan.” Ujar Suruali.

Dirinya menambahkan, sebanyak 419 guru P3K yang telah diusulkan oleh BKPSDM kabupaten SBB. Dan kini tinggal menunggu hasil dari Kemenpan.

Suruali juga membenarkan kalau jatah P3K dari Kemenpan untuk kabupaten SBB sebanyak 551. Bahkan menurutnya, jumlah jatah yang sebenarnya lebih dari itu.

“Sebetulnya jatah P3K untuk SBB bukan 551 tetapi 800 lebih. Akan tetapi setelah kita kroscek, ternyata kuota guru SD itu sudah banyak. Namun banyak ke sekolah swasta. Dan Kemenpan inginkan untuk menarik kembali guru SD swasta ke sekolah Negeri, tapi dinas Pendidikan tidak mau seperti itu.” Papar Kadis

Menurut dia, jika guru SD pada sekolah swasta ditarik ke sekolah negeri, maka hal tersebut bisa berpengaruh besar terhadap dunia pendidikan di kabupaten SBB.

“Jadi jangan bilang kita tidak mengusulkan. Kita hanya siapkan data, kewenangan pengusulan itu ada di BKD dan sudah dilakukan. Tinggal tunggu hasilnya.” Tandas Kadis.

Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten SBB Manan Tuarita, S.Sos yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan penyampaian kadis pendidikan. 

 

Tuarita mengatakan, BKD kabupaten SBB sudah mengusulkan P3K ke Kemenpan, sejak Agustus 2020. Dan kini tinggal menunggu hasil dari usulan tersebut.

Kata dia, setelah mendapat surat dari Kemenpan terkait Pengusulan Formasi Kebutuhan ASN, maka langsung ditindaklanjuti oleh BKPSDM SBB dan dinas terkait.

“Jadi Pengusulan ASN itu ada dua, ASN CPNS dan ASN P3K. Untuk CPNS itu hanya untuk tenaga medis dan teknis lainnya. Sedangkan untuk guru, formasinya lewat P3K. Dan itu sudah kita usulkan sejak Agustus tahun kemarin.” Ujar Tuarita.

Dirinya menambahkan, setelah melakukan rapat dengan dinas pendidikan SBB, kita dapatkan data untuk pengusulan guru P3K dilingkup Pemda SBB sebanyak 500 lebih. Namun setelah diverifikasi, jumlahnya turun menjadi 419.

Lanjut Tuarita, berdasarkan hasil zoom meeting dengan pihak Kemenpan, penetapan formasi CPNS sudah harus diserahkan ke Pemda pada akhir bulan Maret 2020.

“Seharusnya sesuai hasil zoom meeting dengan Kemenpan, akhir Maret kemarin itu sudah harus diserahkan formasi CPNS. Sedangkan untuk P3K itu seleksinya di bulan Oktober tahun ini,” ujarnya. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *