Tappang : Kita Upayakan RSUD Piru Jadi RS Rujukan di Pulau Seram

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Piru kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akan diupayakan menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat yang berada di pulau Seram. Hal ini tentunya untuk mempermudah masyarakat pulau Seram dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Rencana tersebut bisa mungkin saja terealisasi jika, fasilitas kesehatan yang dibutuhkan oleh RSUD Piru dapat terpenuhi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan kabupaten SBB dr. Y. Tappang, M.Kes kepada media ini, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Tappang, ada beberapa kekurangan di RSUD Piru, untuk itu pihaknya sangat berharap ada bantuan lagi dari pemerintah provinsi Maluku maupun pihak swasta, dalam rangka menunjang pelayanan kesehatan di daerah ini.

Dikatakan RSUD Piru masih butuh beberapa bantuan lain. Namun yang paling penting ada 3 (tiga) item yang dibutuhkan yakni alat CT (Computed Tomography)
Scan beserta bangunannya, Laboratorium dan peralatan operasi.

“Alat CT Scan dan bangunannya kita perlukan, karena ketika CT Scan sudah ada di RSUD, masyarakat tidak perlu ke Ambon lagi untuk melakukan CT Scan. Malah kalau perlu, kita akan buat RSUD Piru menjadi rumah sakit rujukan di Pulau Seram.” Ungkap Tappang.

Menurut dia, jika alat CT Scan beserta sarana penunjang lainnya sudah tersedia di RSUD Piru, maka dari kabupaten Maluku Tengah maupun SBT tidak perlu lagi ke Ambon.

Tappang menambahkan, laboratorium juga dibutuhkan, karena ada tenaga ahli laboratorium yang sedang melakukan studi dan dalam waktu dekat, sudah selesai dan siap untuk difungsikan di RSUD.

“Ada seorang tenaga ahli laboratorium yang kita sekolahkan dan dalam waktu dekat sudah selesai. Namun pada saat dia kembali dan alat laboratoriumnya tidak ada, kan repot dan dia tidak bisa bekerja.” Tandasnya.

Terkait dengan alat operasi, terutama alat operasi untuk membuka perut, Tappang menjelaskan jika alat-alat operasi yang ada di RSUD sudah mulai aus dan tua. Dengan demikian, untuk memperlancar proses pelayanan kepada pasien, maka alat-alat tersebut sudah harus diganti.

Dan yang terakhir kata Tappang, RUSD Piru dan Puskesmas yang ada di SBB, belum punya mobil jenazah. Untuk itu, dirinya juga berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta.

“Kita tau bahwa RUSD Piru dan Puskesmas yang di daerah ini belum punya mobil jenazah. Untuk itu, kita akan minta bantuan dari pemerintah provinsi Maluku maupun pihak swasta, untuk bisa membantu kekurangan ini.”

Tappang mengatakan, Dinkes SBB butuh minimal 3 mobil jenazah untuk ditempatkan di RSUD Piru, di kecamatan Kairatu untuk melayani Kairatu Raya dan di Kecamatan Taniwel.

“Kita tidak bisa terus mengandalkan mobil ambulans untuk muat jenazah karena peruntukannya beda.
Untuk itu kami berharap ada bantuan terkait dengan kekurangan-kekurangan ini.” Harapnya. (elo)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *