Tuharea Buka Kegiatan FGD Pelanggaran Pemanfaatan Ruang di SBB

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com– Sekretaris Daerah kabupaten Ser Bagian Barat (SBB) Mansur Tuharea, SH, MH, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi Penertiban Pelanggaran Pemanfaatan Ruang di kabupaten SBB, Sabtu (12/09).

Dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di aula hotel Mitra kota Piru tersebut, Tuharea Mengatakan. Rencana tata ruang disusun dalam rangka, mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan seiring dengan perkembangan suatu wilayah dan kebutuhan terhadap ruang yang semakin meningkat, memicu terjadinya penyimpangan pemanfaatan ruang, terhadap rencana tata ruang yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan dan konflik pemanfaatan ruang.

 

Lanjut dia, pengendalian pemanfaatan ruang, dilakukan melalui perizinan pemanfaatan ruang. Pemberian insentif dan disinsentif, serta pengenaan sanksi.

“Perizinan pemanfaatan ruang, dimaksudkan sebagai upaya penertiban pemanfaatan ruang. Sehingga, setiap pemanfaatan ruang, harus dilakukan sesuai dengan rencana rata ruang.” Ujarnya.

Izin pemanfaatan ruang lanjut Sekda, diatur dan diterbitkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah, sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Dengan demikian, pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang, baik yang dilengkapi dengan izin maupun yang tidak memiliki izin, dikenai sanksi administratif, sanksi pidana penjara atau sanksi pidana denda.

Dikatakan, pengenaan sanksi yang merupakan salah satu upaya pengendalian pemanfaatan ruang,
dimaksudkan sebagai perangkat tindakan penertiban atas pemanfaatan ruang yang tidak sesuai.

“Dengan rencana tata ruang dan peraturan zonasi, dalam undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.” Ujar Tuharea.

Sehubungan dengan hal tersebut, tambah Sekda, Pemda SBB menyampaikan terimakasih kepada direktorat jendral pengendalian pemanfaatan tata ruang dan penguasaan tanah, yang telah memberikan fasilitas penertiban indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang di wilayah SBB saat ini.

“Diharapkan kegiatan ini, dapat mendorong pemerintah daerah, untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dan profesional, dalam melakukan penertiban di bidang pengendalian pemanfaatan ruang.” Tutup Sekda. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *