Tuharea : Stunting Menjadi Masalah Serius

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Stunting menjadi masalah serius yang perlu ditangani bersama. Demikian disampaikan Sekda Seram Bagin Barat (SBB), Mansur Tuharea. Kala membuka Pelaksanaan Aksi 8 Review Kinerja Tahunan dan Aksi I Analisis Situasi Tahun 2021, yang berlangsung di lantai tiga kantor Bupati SBB, Jumat (19/20/2021).

Dikatakan, penurunan Stunting perlu dilakukan sedini mungkin, untuk menghindari jangka panjang yang merugikan.

“Perlu ditekan sedini mungkin. gunanya untuk menghindari pengaruh seperti, terhambatnya tumbuh kembang anak, mempengaruhi perkembangan otak, menjadikan lebih rentan terhadap penyakit, beresiko lebih tinggi menderita penyakit kronis dimasa dewasa.” Papar Tuharea

Lanjut dia, percepatan penurunan Stunting yang merupakan prioritas nasional, membutuhkan keterpaduan penyelenggaraan intervensi gizi pada lokasi dan kelompok sasaran prioritas.

Untuk itu, guna mencapai keterpaduan tersebut, Pemda SBB akan melaksanakan 8 aksi konvergensi di tahun 2021 kata Sekda.

“Hal ini perlu dilakukan, guna menyelaraskan perencanaan penganggaran pelaksanaan. Pemantauan dengan tujuan meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi dalam pencegahan dan penurunan Stunting.” Ujarnya.

 

Sekda menambahkan, mengawali tahun 2021, BAPPEDA Kabupaten SBB selaku koordinator bersama dinas kesehatan serta perangkat daerah terkait, memfokuskan pelaksanaan rapat kali ini pada Aksi 8. Untuk melihat perkembangan pelaksanaan program dan penurunan Stunting selama tahun 2020.

“Patut kita semua memberikan apresiasi yang besar, atas upaya dan kerja keras tim penggerak PKK dalam upaya penanganan Stunting di kabupaten ini.” Imbuh Tuharea.

Dalam kesempatan itu, Tuharea menghimbau, agar semua pihak yang terkait dengan intervensi penurunan Stunting, agar senantiasa melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab. Sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Tujuannya untuk menjawab tuntutan serta harapan masyarakat, akan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.” Ujarnya.

Dirinya juga meminta semua pihak untuk bahu-membahu dalam melaksanakan setiap aksi integrasi penurunan Stunting. Sehingga dapat menurunkan prevalensi Stunting yang ada di kabupaten SBB. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *