Vaksinasi Tahap Pertama di Kabupaten SBB Berjalan Lancar

  • Whatsapp
banner 728x250

Piru, fajarmaluku.com- Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bagi Forkopimda dan tenaga kesehatan (Nakes) di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) berjalan lancar.

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di RSUD Piru, Rabu (27/01/2021) ini diperuntukkan bagi 220 orang, baik dari Forkopimda maupun Nakes.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati SBB M. Yasin Payapo, Kapolres SBB Bayu Tarida Butar Butar, Sekda SBB Mansur Tuharea, Ketua DPRD SBB Abdul Rasyid Lisaholit, Dandim 1502 Masohi Letkol Inf. Wahyu Nunung Nugroho, Ketua Klasis Seram Barat Pdt. K. Haliwela.

Bupati M. Yasin Payapo dalam sambutannya sebelum pelaksanaan vaksinasi mengatakan, vaksin Covid-19 ini telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan BPOM, jadi tidak perlu diragukan lagi kehalalannya. Dengan demikian, vaksin dinyatakan halal dan aman untuk digunakan.

“Oleh karena itu, saya mengajak kita sekalian untuk menjalani vaksinasi ini tanpa rasa takut.” Tegas Payapo.

Dikatakannya dasar hukum pelaksanaan Vaksin Sinovac adalah berdasarkan peraturan Presiden nomor 90 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Sampai pada tahapan vaksinasi ini lanjut Bupati, kementerian kesehatan telah menetapkan kriteria dan prioritas penerimaan vaksin, prioritas wilayah penerimaan vaksin, jadwal dan tahapan pemberian vaksin dan standar pelayanan vaksinasi.

Payapo menambahkan, masih banyak masyarakat yang takut dan enggan untuk divaksinasi, akibat banyaknya isu dan hoax yang sudah tersebar.

“Untuk itu, sosialisasi terkait pencegahan Covid-19 harus terus kita lakukan bagi masyarakat di bumi Saka Mese Nusa tercinta ini”.

Berkaitan dengan itu tambahnya, Forkopimda harus jadi pionir sehingga bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat kabupaten SBB, untuk tidak boleh takut dan ragu dalam menerima vaksin.

Selain itu lanjut Bupati, tokoh-tokoh agama juga harus siap memberikan pencerahan bagi umat ditempat peribadatan, baik di masjid maupun gereja maupun tempat peribadatan yang lain, sehingga diharapkan seluruh masyarakat kabupaten SBB siap untuk divaksinasi.

“Saya berharap, semua tokoh masyarakat yang ada di kecamatan, desa dan dusun untuk memberikan pencerahan yang baik kepada masyarakat. Karena masyarakat kita yang jauh dari pusat kabupaten ini kurang mendapat pencerahan.”
Tandasnya.

Mengakhiri sambutannya, Payapo mengatakan, ntuk vaksinasi tahap kedua nantinya akan berlangsung pada bulan Februari dan April 2021 yang melibatkan TNI-POLRI dan pelayan publik. Sementara tahap tiga, vaksinasi akan diberikan kepada pelaku usaha dan masyarakat umum. (elo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *