Waduh.! Ada Uang Dan Ajakan Berpolitik Untuk Jabatan Plt Dinas Kesehatan SBT

  • Whatsapp
banner 728x250

Bula, fajarmaluku.com- Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Ridwan Waimalaka merupakan satu dari empat nama yang diusulkan untuk menduduki jabatan Plt Kepala Dinas (Kadis). Meski telah di usulkan, dirinya dimintai uang sebanyak seratus juta rupiah oleh Sekda Syarif Makmur, sebagai mahar untuk jabatan Kadis kesehatan itu, lantaran Kadis kesehatan sebelumnya telah pensiun.

Kepada wartawan di Bula, Jumat (04/12) Sekretaris dinas kesehatan tersebut menceritakan, saat dirinya dipanggil menghadap Sekda di ruang kerjanya untuk berkoordinasi terkait akan ditandatanganinya SK pengangkatan dirinya selaku Plt Kadis.

Namun kata dia, sebelum dirinya berada didalam ruangan Sekda, terlebih dulu hadir Aq. Amahoru, yang merupakan staf ahli Bupati SBT.

“Begitu saya mengambil posisi duduk menghadap Pak Sekda, beliau langsung bicara kepada saya tolong carikan saya uang seratus juta rupiah, ini SK kamu sudah mau ditandatangani, saya mau usul ke Pjs Bupati,” bebernya.

Mendengar permintaan itu, Ridwan langsung menjawab dengan menyatakan ketidaksanggupannya atas uang sebanyak itu. Apalagi dirinya kini sedang mengambil pinjaman kredit di salah satu Bank untuk keperluan membangun rumah. Karena tak bisa menyanggupi permintaan tersebut, Ridwan lalu pamit pulang ke rumah.

Di malam harinya ia kembali ditelefon sebanyak empat kali oleh Aq. Amahoru. Namun tak satu pun dari panggilan telefon itu yang dia jawab. Dirinya beralasan bahwa tidak menerima telefon lantaran tidak memiliki jumlah uang sebanyak yang diminta.

Dua hari sesudahnya AQ. Amahoru kembali menelfon. Ridwan dipanggil lagi menghadap di ruang kerja Sekda. Hendak tiba di Kantor Bupati, dirinya tak sengaja bertemu dengan Sekretaris Kesbangpol Abdul Halik Rumeon yang kebetulan juga ingin berurusan deng Sekda.

“Saya sampai di ruangan Sekda, Pak Amahoru langsung bilang ke saya eh kenapa datang dengan Sekretaris Kesbangpol? Saya bilang ini karena kebetulan beliau juga ada urusan dengan Pak Sekda. Ah disitu saya diajak untuk kalau setuju SK Plt ini jatuh ke saya itu saya harus bekerja untuk Paslon FAHAM,” terangnya.

Untuk diketahui, permintaan uang ini bermula dari pengajuan empat orang pejabat eselon di Dinas Kesehatan untuk diangkat menjadi Plt kepala dinas kesehatan. Nama-nama yang di usulkan itu adalah Ridwan Malaka, Samun Rumakabis, Nurhajati Kilmas dan Upi Punira Kilwalaga. Awalnya dari empat nama yang disulkan ini, Pjs Bupati Hadi Sulaiman telah mendisposisikan ke BKD untuk disipakan SK pengangkatan Ridwan Malaka sebagai Plt Kepala Dinas. Namun apesnya, SK yang keluar berbeda dengan yang diajukan BKD.

Sementara itu, Sekretaris daerah Syarief Makmur hingga berita ini dipublis, tidak berhasil dikonfirmasi terkait masalah yang melibatkan namanya itu. (bkr)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *